The fault in our shell

I am a information security professional with interest mainly in defenses/ blue teaming. I enjoy leisure running 🏃♂️ and PC games.
Search for a command to run...

I am a information security professional with interest mainly in defenses/ blue teaming. I enjoy leisure running 🏃♂️ and PC games.
No comments yet. Be the first to comment.
Guide on setting up detection pipeline with Github Action

Indonesia leak, ransomware, and data breach monitoring

Leveraging AWS lambda and sigma for CloudTrail monitoring

Thoughts on starting cloud-centric detection assessment

This article is an excerpt from my piece originally published on cdef.id. You can read the full article here. Indicators of Compromise (IOCs) are simply evidence that a cyber intrusion has occurred. They are the digital breadcrumbs left behind by att...

Tulisan lama saya mengenai honeypot. Secara umum sebagian besar malware yang melakukan serangan merupakan varian dari Mirai.
Serangan dilakukan dengan menggunakan brute force kombinasi username/password yang sangat umum ditemui dalam wordlist/dictionary maupun username/password default milik beberapa device IoT.
Setelah mendapatkan akses, malware melakukan fingerprinting, mengunduh dan menjalankan payload. Dari 43 payload unik yang diunduh, terdapat 6 (enam) dari yang bukan merupakan executable. 5 (lima) diantaranya merupakan bash/shell script, sedangkan sisanya merupakan backdoor perl script yang berkomunikasi ke C2 server melalui protocol IRC.
Dikarenakan keterbatasan interaksinya, cowrie tidak mendokumentasikan aktivitas dari payload yang diunduh dan dijalankan, hal ini dapat dijadikan topik penelitian lebih lanjut namun diperlukan penggunaan high interaction honeypot.
rinciannya dapat dilihat di sini, dan originally posted on: cdef 4