C.H.I.P, The World’s First $9 Computer

Memesan secara beramai-ramai ketika si CHIP masih di kickstarter, dan akhirnya setelah menunggu selama hampir setengah tahun, CHIP tiba juga ke rumah saya.

Spesifikasi lengkapnya sendiri:
[1] 1GHz R8 Processor
[2] 512 RAM
[3] 4GB storage
[4] Built in wifi B/G/N
[5] Bluetooth

Kurang lebih sekuat handphone kelas menengah saat ini deh. Menariknya, si CHIP bisa langsung terkoneksi via putty/serial connection, sehingga seharusnya tidak perlu repot memasang monitor untuk setting awalnya, seperti raspberry pi versi awal dulu.

Versi yang saya pesan adalah versi paling dasar yang di negara asalnya berharga $9, kelengkapannya seperti yang terlihat di gambar saja. Sebuah batangan CHIP, dan koneksi video component untuk display.Diatasnya ada yang langsung dilengkapi dengan add on koneksi VGA dan HDMI, bahkan kelas paling mahal sudah dilengkapi keyboard dan layar sendiri.

Tertarik mencobanya? coba saja mulai cari di situs jual beli online, karena barang yang satu ini tidak akan masuk secara resmi ke Indonesia, jadi harus impor sendiri 🙂

membangun home server: installasi dan konfigurasi ssh

Sebuah box linux belum lengkap tanpa ada akses ssh. Ssh adalah kependekan dari secure shell, dan sesuai dengan namanya kita bisa mengetahui bahwa ini adalah sebuah shell yang secure. Secara sederhana, fungsinya adalah anda bisa memasukan perintah dari jarak jauh, walaupun kemudian penggunaannya tidak hanya untuk memasukan perintah dari jauh (SFTP, SCP, port forwarding dsb).

cukup dengan teorinya, berikut installasi, konfigurasi ssh pada ubuntu 12.04.

1. installasi openssh server

sudo apt-get install openssh-server

2. ganti port? konfigurasi lain?

sudo vi /etc/ssh/sshd_config

baris yang perlu mendapat perhatian dari config daemon ssh adalah

Port 22

ganti dengan port lain untuk meningkatkan keamanan

ListenAddress 192.168.1.1

secara default sshd akan menunggu koneksi pada 0.0.0.0, artinya semua ip addressm bila dirasa perlu untuk meningkatkan kemanan, ganti baris ini.

3. setelah mengganti jangan lupa restart servicenya.

sudo /etc/init.d/ssh restart

atau

sudo service ssh restart

4. tes ssh anda dari mesin lain.

ssh username@alamatserver

atau

5. gunakan putty
pada ubuntu:

sudo apt-get install putty

pada windows: http://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/download.html
putty

Tulisan ini adalah bagian dari tulisan berseri dengan judul membangun home server sendiri.

membangun home server: installasi CUPS

Installasi printer via terminal di ubuntu server sangat berbelit-belit, tapi CUPS membuat segalanya jadi sederhana. CUPS sendiri adalah aplikasi printer server, dan enaknya adalah CUPS punya antarmuka berbasis web. Begini cara installnya.

1. installasi cups

sudo apt-get install cups

2. tambahkan user ke grup lpadmin, atau gunakan sudo atau login root saat mengadministrasikan printer via antarmuka webnya CUPS.

sudo usermod -a -G lpadmin [nama_user]

3. edit config cups sebagai berikut:

sudo vi /etc/cups/cupsd.conf

a. bila digunakan di headless server, ganti ‘Listen localhost:631’ menjadi ‘Listen *:631.’
b. Pada tag2 , dan , tambahkan baris ‘Allow all’ atau ganti dengan subnet anda ‘Allow 192.168.1.*’
c. hasil akhir config

Listen *:631
<Location />
Order allow,deny
Allow 192.168.1.*
</Location>
<Location /printers>
Order allow,deny
Allow 192.168.1.*
</Location>
# Restrict access to the admin pages...
<Location /admin>
Order allow,deny
Allow 192.168.1.*
</Location>

4. restart cups

sudo /etc/init.d/cups restart

atau

sudo service cups restart

5.tambahkan printer baru serta jangan lupa men-share melalui antar muka webnya

https://ip_server_printer:631/admin

cheers.

Tulisan ini adalah bagian dari tulisan berseri dengan judul membangun home server sendiri.

membangun home server sendiri (pembukaan)

Seluruh post dengan sub judul “membuat home server sendiri” adalah guide untuk membangun home server anda.
Secara umum guide ini akan terdiri dari langkah-langkah dari mempersiapkan hardware, software sampai langkah-langkah lain sehingga anda bisa membangun home server sendiri dengan ubuntu server sebagai operating system yang akan berfungsi sebagai file server, media server, torrent box bahkan web server.

Mengapa ?
Karena saya ga ada hobi lain. Selain itu:

  • file server/media server: file/media server memusatkan penyimpanan anda. Sehingga tidak setiap PC, laptop, galaxy tab, HTPC, PS3 dan xbox masing-masing menyimpan episode game of thrones terbaru, namun semuanya berbagi pakai.
  • Torrent box: seed bro! dedicated torrent box memberi kesempatan anda untuk memberi kembali kepada komunitas torrent dengan melakukan seeding. Karena sekaligus berfungsi sebagai file server jadi anda bisa men-download, share, seed tanpa repot memindah-mindahkan file
  • web server: bila anda berminat, anda bisa menggunakan service dinamic dns dan menjalankan web server, tidak ada lagi biaya hosting.
  • Lumayan kan?
    berikut daftar lengkap rangkaian tulisan ini (work in progress):
    1. persiapan hardware

    2. installasi operating system

    3. installasi dan konfigurasi remote access (ssh, webmin)
    3.a installasi dan konfigurasi ssh
    3.b installasi dan konfigurasi webmin

    4. installasi dan konfigurasi aplikasi berbagi-pakai server (samba, subsonic, CUPS)
    4.a installasi dan konfigurasi samba
    4.b installasi dan konfigurasi subsonic
    4.c installasi dan konfigurasi CUPS

    5. installasi lain
    5.a installasi dan konfigurasi deluge
    5.b installasi dan konfigurasi filebot
    5.c installasi dan konfigurasi apache dan mysql

    6. sambungkan dengan internet dan akses dari mana saja
    6.a installasi noip2 sebagai ddns dan port forwarding