membangun home server: installasi dan konfigurasi webmin

Selain menggunakan ssh, webmin bisa digunakan untuk melakukan administrasi pada box linux. Webmin sendiri menggunakan antar muka berbasis web, sehingga hanya memerlukan perambah maya (browser) biasa sebagai kliennya. Selain antarmuka yang ramah, webmin menyediakan berbagai macam pilihan kostumasi box linux, mulai dari apache, samba bahkan sampai user. Oleh karena berbagai kemudahan dan fitur itu webmin cocok digunakan untuk kostumasi sehari-hari, namun ada baiknya tetap mengerti ssh.

Berikut cara menginstall webmin pada ubuntu 12.04.

1. download program2 yang dibutuhkan webmin

sudo apt-get install perl libnet-ssleay-perl openssl libauthen-pam-perl libpam-runtime libio-pty-perl apt-show-versions python

2.download webmin

wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin_1.580_all.deb

3. install deb tadi dengan dpkg

sudo dpkg -i webmin_1.580_all.deb

4. login ke webmin di alamat http://ipserver:10000
login ke webmin

Tulisan ini adalah bagian dari tulisan berseri dengan judul membangun home server sendiri.

membangun home server: installasi dan konfigurasi ssh

Sebuah box linux belum lengkap tanpa ada akses ssh. Ssh adalah kependekan dari secure shell, dan sesuai dengan namanya kita bisa mengetahui bahwa ini adalah sebuah shell yang secure. Secara sederhana, fungsinya adalah anda bisa memasukan perintah dari jarak jauh, walaupun kemudian penggunaannya tidak hanya untuk memasukan perintah dari jauh (SFTP, SCP, port forwarding dsb).

cukup dengan teorinya, berikut installasi, konfigurasi ssh pada ubuntu 12.04.

1. installasi openssh server

sudo apt-get install openssh-server

2. ganti port? konfigurasi lain?

sudo vi /etc/ssh/sshd_config

baris yang perlu mendapat perhatian dari config daemon ssh adalah

Port 22

ganti dengan port lain untuk meningkatkan keamanan

ListenAddress 192.168.1.1

secara default sshd akan menunggu koneksi pada 0.0.0.0, artinya semua ip addressm bila dirasa perlu untuk meningkatkan kemanan, ganti baris ini.

3. setelah mengganti jangan lupa restart servicenya.

sudo /etc/init.d/ssh restart

atau

sudo service ssh restart

4. tes ssh anda dari mesin lain.

ssh username@alamatserver

atau

5. gunakan putty
pada ubuntu:

sudo apt-get install putty

pada windows: http://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/download.html
putty

Tulisan ini adalah bagian dari tulisan berseri dengan judul membangun home server sendiri.

membangun home server: installasi CUPS

Installasi printer via terminal di ubuntu server sangat berbelit-belit, tapi CUPS membuat segalanya jadi sederhana. CUPS sendiri adalah aplikasi printer server, dan enaknya adalah CUPS punya antarmuka berbasis web. Begini cara installnya.

1. installasi cups

sudo apt-get install cups

2. tambahkan user ke grup lpadmin, atau gunakan sudo atau login root saat mengadministrasikan printer via antarmuka webnya CUPS.

sudo usermod -a -G lpadmin [nama_user]

3. edit config cups sebagai berikut:

sudo vi /etc/cups/cupsd.conf

a. bila digunakan di headless server, ganti ‘Listen localhost:631’ menjadi ‘Listen *:631.’
b. Pada tag2 , dan , tambahkan baris ‘Allow all’ atau ganti dengan subnet anda ‘Allow 192.168.1.*’
c. hasil akhir config

Listen *:631
<Location />
Order allow,deny
Allow 192.168.1.*
</Location>
<Location /printers>
Order allow,deny
Allow 192.168.1.*
</Location>
# Restrict access to the admin pages...
<Location /admin>
Order allow,deny
Allow 192.168.1.*
</Location>

4. restart cups

sudo /etc/init.d/cups restart

atau

sudo service cups restart

5.tambahkan printer baru serta jangan lupa men-share melalui antar muka webnya

https://ip_server_printer:631/admin

cheers.

Tulisan ini adalah bagian dari tulisan berseri dengan judul membangun home server sendiri.